SUPER JUNIOR

Jumat, 11 Juni 2010

KENCING MANIS LAWAN DENGAN JAMBU BIJI DAN PARE

Anda bermasalah dengan penyakit serius dan susah disembuhkan? Kini ada alternatif lain, konsumsi ramuan herbal yang bisa menyembuhkan dan minim efek samping. Disini kami akan memberi sedikit solusi tentang mengatasi masalah penyakit kencing manis alias diabetes mellitus (DM).

Secara umum gejala dan tanda awal DM :
  • penurunan berat badan
  • rasa lemah
  • banyak kencing
  • banyak minum
  • banyak makan
Berdasarkan penggolongan terbaru, ada 4 jenis DM, yaitu :
  • Tipe 1, desebabkan oleh kerusakan sel-sel beta pankreas penghasil insulin.
  • Tipe 2, lantaran resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin.
  • Tipe 3, tipe kelainan genetik spesifik.
  • Tipe 4, tipe diabetes kehamilan, yaitu DM yang hanya muncul pada masa kehamilan.
Diabetes tipe 2 dijumpai pada 90 % dari seluruh penderita diabetes. Diduga penyebabnya antara lain :
  • Obesitas
  • Kurang gerak badan
  • Keturunan
  • Diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat
Daun Belimbing Wuluh

Riset yang dilakukan bersama antara Pusat Studi Obat Tradisional (PSOT) UGM, PT Deltomed , dan PT Javaplant menyimpulkan daun belimbing wuluh, buah pare dan jambu biji berhasiat melawan diabetes.

Belimbing wuluh tumbuh alami di pekarangan. Ia hidup pada ketinggian kurang dari 500 m dpl pada tanah yang gembur. Pohon tumbuh sampai ketinggian 5-10 m dengan buah lebat di permukaan batang.

Untuk mengobati Diabetes mellitus ambil 3 genggam belimbing wuluh. Lantas direbus dengan 1 liter air sempai mendidih. Berikutnya disaring dan diambil airnya. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

pare yang pahit juga berhasiat dalam melawan penyakit gula. Resepnya ? adalah parut buah pare segar, tentu dicuci dulu dan dibuang isinya. Kemudian masukan pare yang sudah diparut tadi ke dalam gelas dan seduh dengan air panas sebanyak 1/2 gelas.

Kurangi Porsi Nasi

Sementara klinik karyasari meramu kapsul herbal untuk DM dari bahan sendok (Plantago Mayor), Brotowali (Tinospora Crispa), mahkota dewa (Phapleria Macrocarpa) dan Mimba (Azadiracta Indica).

Penggunaan Brotowali dan Mimba bisa dipertukarkan karena fungsinya sama, untuk menurunkan gula darah.

Brotowali dipakai bila penderita ada keluhan gatal di tubuh dan kesemutan pada tangan dan kaki. Daun sendok berperan menyaga mata agar tidak kabur. Sedangkan mahkota dewa menenangkan penderita dan agar bisa tidur nyenyak.

Pemberian kapsul herbal itu harus diiringi dangan penggantian dan pengurangan porsi nasi dan gula. Beras putih misalnya, bisa digantikan dengan beras merah. Sedangkan gu;la pasir sebaliknya diganti gula merah.

Dengan rangkaian terapi diatas dalam 3-6 bulan penderita akan sembuh, yang ditandai oleh kadar gula darah yang normal.

Berbagai ramuan tersebut efektif bila penderita juga menjalankan diet seimbang, menjaga berat badan, olahraga, dan mengandalikan gula darah.

Sumber : tabloid flona

Tidak ada komentar: